Blog Archive

Six Types Of Collocation

Hello friend, It’s my pleasure to meet you again on my article. I hope that you are not going to be bored reading my article…..:) The first time I heard about the word “collocation” is when I got test applying my first job as English tutor. I didn’t know what the meaning was at that time, how ashamed I was knowing that I didn’t know anything about collocation, but the weird is,

How to speak English fluently

Many people have different reason to learn English, we can agglomerate them as two large criteria, they are group which has purpose to speak fluently, and another group is which has purpose for academic purpose or writing purpose. By knowing our purpose learning English we can easily find out the best method we can use to reach our goal.

25 Kesalahan dalam belajar bahasa Inggris

Sebagai orang yang sedang mempelajari bahasa Inggris, membuat kesalahan kesalahan saat berlatih adalah hal yang wajar dan kesalahan – kesalahan dibawah ini kerap sekali terjadi, namun kalo tidak membuat kesalahan,maka kita tidak akan mengetahui kesalahan kita kan….

Bingung cari kursus bahasa Inggris?

Sengaja aku menulis artikel ini, bukan bermaksud promosi…. Tapi ya, kalo bos aku liat aku dan suka dengan tulisanku, ya… kali aja dapet bonus ya dikantor… hahaha (ngarep beut ya), mencari kursus bahasa asing di jakarta memang gampanng – gampang susah, terlebih semua mempunyai keunggulannya masing masing. Salah satunya adalah KUMON bahasa Inggris, franchaise.

Games for English class

As a teacher, specially an English teacher, we are demanded to be creative, more creative we are, more knowledge the students will get. And one of the ways to teach English creatively is through the game. Since a long time ago, the language experts have already proved that learning language through game is more effective.

Showing posts with label Reading. Show all posts
Showing posts with label Reading. Show all posts

Tuesday, May 26, 2015

Cara Meningkatkan Listening Bahasa Inggris

Dalam pembelajaran bahasa Inggris, kita selalu dihadapkan dengan Reading, writing, speaking and listening. Karena memang begitulah belajar berbahasa. Sebenarnya, bagaimana tahapan yang benar dalam belajar berbahasa ini??? urutan seperti apa yang dapat kita gunakan agar mempermudah kita belajar bahasa Inggris ini. Untuk itulah, kali ini saya ingin membagi pengalaman saya dalam belajar bahasa Inggris khususnya dalam hal listening, ke-empat stage diatas selalu saya susun menjadi 4 tahapan sebagai berikut :
  1. Reading
  2. Listening
  3. Speaking
  4. Writing
Namun, dalam kesempatan ini, saya hanya akan membahas tentang stage ke 2 yaitu Listening. Banyak yang merasa kesulitan, bahkan stress karena tidak mengerti apabila native speaker berbicara, salah satu kelemahan kita ya.... hahhah, kuharap ini akan sedikit membantu, dengan penjelasanku tentang bab listening ini.
  • Listening TIDAK SAMA dengan reading.

Kenyataan ini yang masih saya sayangkan oleh mereka yang sedang belajar listening, bahwa mereka menganggap listening itu sama dengan membaca. di sekolah ataupun di tempat kursus kita memang diajarkan tentang bagaimana membaca dalam bahasa inggris supaya mengerti perkataan native, namun perlu di ketahui bahwa stage 1 yaitu READING adalah stage dimana kita memperkaya vocabulary bahasa inggris kita, dalam hal listening, kita tidak akan dapat mengikuti keseluruhan kalimat yang digunakan atau yang diucapkan, bahkan mungkin kita saja yang mendengarkan percakapan dalam bahasa indonesia, tidak semua ucapan kita olah kan, dalam otak kita. begitupun dalam listening . Jangan menyamakan listening dengan membaca, karena banyak phrase dalam bahasa inggris yang tidak akan bisa ditranslate kedalam bahasa indonesia seperti idiom, methapor, simile.
  • Jangan Translate

Mungkin kesalahan ini bukan hanya anda yang pernah melakukannya, sayapun dulu sering sekali melakukan hal ini, mentranslate apapun yang saya dengar ke dalam bahasa indonesia tercinta kita, mungin dengan begitu mindset kita terbentuk bahwa akan lebih mudah mempelajari listening dengan mentranslate, namun saya ketahui bahwa dengan mengerjakan atau mentranlate dari Inggris ke Indonesia lalu kita translate ke Inggris lagi, merupakan pekerjaan yang sia sia, energi kita akan habis, bahkan sebelum sampai kita mengerti maksud dari apa yang kita dengar. Cara yang terbaik adalah mengerti, dalam stage 1 yaitu reading, kita diberikan amunisi berupa vocabulary yang dapat ita gunakan dalam stage 2 ini yaitu listening, cari kata yang anda mengerti lalu gabungkan dan buatlah kesimpulan, kira kira apa yang dibicarakan oleh si speaker ini.
  • Don't be perfectionist

Tak ada yang akan mengerti 100% yang dikatakan oleh seseorang, apalagi kita sebagai pelajar ESL, karena bagaimanapun pemahaman 100 % akan sangat sulit untuk dicapai, dapat mengerti 60% - 80% dari apa yang diucapan dengan menghubungkan kata yang telah dipelajari di stage reading,itu cukup untuk kita memahami maksud dari pembicaraan si speakers.jadi saran saya... gak usahlah mengerti semuanya, cuup poin poin nya aja.

Setelah kita tau apa yang tidak boleh dilakukan dalam pembelajaran listening, kini saatnya kita kupas bagaimana meng-improve listening skill kita.
  • Listen

Untuk tahap awal, cari video pembelajaran bahasa inggris yang berdurasi kira kira 5-7 menit, usahakan yang ada subtitle inggris yang bisa disembunyikan, dengarkan 2 atau 3 kali, lalu simpulkan apa yang anda dengar.setelah anda dapat memahami video yang berdurasi pendek, lanjutkan dengan video yang berdurasi lebih panjang, sekitar 10 - 15 menit, mulai bertahap sampai anda mampu menyimpulkan perkataan dari video - video itu.
  • Listen and read

Inilah gunanya mencari video yang mempunyai subtitle inggris, setelah mendengarkan 2 sampai 3 kali saatnya, anda mendengar sambil membaca apa yang dikatakan, secepat mungkin saat anda mendengar native berbicara, dan terdapat text inggris, maka anda harus mengikutinya. READING.dan SPEAKING ini diperlukan agar anda mampu mengoneksikan antara suara dan pendengaran.
  • Listening News

Nah... ini baru latihan listening yang sesungguhnya, adan bisa saja tidak mendengarkan berita dalam bahasa inggris dan mau menggantinya dengan sesuatu yang anda suka, misalnya music, pertandingan bola, atau acara gosip, " listen, get a clue, and conclude." 

Sampai disini dulu cerita tentang pengalamanku dalam belajar listening, semoga mampu menjawab pertanyaan dari teman teman tentang bagaimana belajar listening yang baik,
see you.....

Friday, May 22, 2015

Cara Mendidik Anak Hiperaktif



Anak adalah anugerah yang paling berharga yang diberikan oleh Allah swt kepada kita, dan kewajiban kita lah mendidik dan mengajarkan apa yang benar dan apa yang salah kepada mereka, setiap anak mempunyai kepribadian yang berbeda antara satu dengan lainnya, setiap anak mempunyai kepribadian yang unik, ini yang saya dapat simpulkan dari banyaknya anak murid yang saya tangani, tak sedikit saya harus menghadapi anak anak yang berkebutuhan khusus, salah satunya adalah anak hiperaktif.

Menangani anak anak hiperaktif ini sebenarnya susah susah gampang, karena mereka mempunyai tenaga extra dibanding anak anak lainnya, yang apabila kita dapat mempergunakan tenaga tersebut dengan maksimal, maka kita dapat memasuki dunia bermain mereka, dan itulah yang saya lakukan bila mendapat anak-anak hiperaktif ini. 

Beberapa tanda tanda anak hiperaktif adalah :

  • Sulit bila diminta untuk duduk dalam waktu yang lama.

  • Sulit berkonsentrasi, dan bila diajak berbicara tidak dapat melihat mata kita dalam waktu yang lama

  • Mudah hapal dan mudah lupa dengan ucapan kita.

Penanganan anak hiperaktif ini sangat berbeda dengan anak normal lainnya, jadi jangan pernah menyamakan perlakuan kita terhadap anak yang berkelakuan normal, dengan anak yang berkebutuhan khusus, biasanya anak hiperaktif tidak mempunyai aturan yang jelas, semaunya sendiri, namun segai guru kita tidak boleh menganggap bahwa anak hiperaktif adalah anak yang “buas” atau melabeli anak anak ini dengan label “nakal”,maka dari itu kita wajib memberikan aturan yang jelas kepada anak berkebutuhan khusus ini
  • Beri aturan yang jelas.
Ini penting untuk memperkenalkan anak anak hiperaktif ini tentang aturan, karena dengan aturan yang kita buat dapat mengarahkan keaktifan mereka dengan benar. Biasanya saya akan meminta mereka untuk mengulangi kalimat yang akan membuat mereka mengingat rule ini, misalnya “ No speaking, No running, No walking” dan itu setiap pertemuan harus dilakukan untuk mengucapkan kalimat “petuah” tersebut, dan bila dia terlihat akan memulai aksinya, kita dapat bertanya padanya “What is our rule, Ochen?”, dan biarkan dia mengucapkan kalimat itu lagi. Semakin sering, dia mengucapkan kalimat itu, semakin “petuah” itu akan melekat didalam memorinya.

  • Praise and punishment
Ini wajib kita berikan kepada anak anak didik kita, berikan hadiah atau pujian bila berbuat baik, dan berikan hukuman bila tidak mematuhi aturan yang kita buat. Janngan mentolerir apapun yang melanggar untuk anak anak hiperaktif ini, karena kita wajib bersikap tegas untuk menyadarkan mereka atas batasan batasan dalam bertingkah laku.

  • Lakukan kegiatan yang sama dan berulang dalam setiap pertemuan
Kegiatan yang berulang akan membantu mereka menemukan pola, dan disiplin, dank arena mereka biasanyatidak mempunyai aturan dalam diri mereka, kegiatan rutinitas ini dapat membentuk karakter dan kepribadian mereka.

Okay… sekian dulu yang dapat aku tulis dalam tulisanku kali ini, semoga berguna untuk kita dalam menghadapi anak anak yang hiperaktif, INGAT…. Tidak ada anak yang bodoh, buas, dan nakal bila kita mampu mengenali kepribadian anak didik kita, tugas kitalah mengarahkan anak anak ini dengan segala keistimewaan mereka….

Have a nice day

Tuesday, May 12, 2015

Tips Cara Belajar Secara Online

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa penemuan komputer dan internet adalah penemuan yang sangat bermanfaat bagi umat manusia (khususnya saya....:) banyak yang dapat kita lakukan dengan menggunakan media internet ini, mulai dari mencari teman, pacar, jodoh, memperbanyak koneksi dan relasi, mempromosikan produk yang kita jual, dari sekian banyaknya manfaat internet, saya akan memberi gambaran tentang penggunaan internet sebagai media belajar, karena itulah yang saya lakukan sampai saat ini saat mengakses internet, yaitu belajar dan mencari teman. 

Belajar dari media Internet itu gratis...ti..tis... namun tidak 100% gratis deh, karena kita harus terkoneksi dengan internet yang memerlukan pembelian kuota, namun seberapalah besarnya pembelian kuota kita, bila dibanding dengan manfaat dan dan ilmu yang akan kita dapatkan, coba bandingkan bila kita harus mengeluarkan biaya untuk kursus?? tentu akan jauh berbeda biaya yang kita keluarkan.
Agar dapat memaksimalkan pembelajaran kita di internet, kita dapat melakukan beberapa hal dibawah ini :

1. Carilah komunitas yang sesuai dengan topik yang ingin kita pelajari
Banyak sekali komunitas - komunitas yang muncul di dunia maya, komunitas belajar make up, komunitas blogger, komunitas adsence, komunitas batu akik, ada juga komunitas belajar bahasa Inggris yang saya ikuti di google plus.
Biasanya orang yang mengikuti suatu komunitas itu adalah orang yang mempunyai kesamaan ketertarikan dalam suatu hal, kita dapat berdiskusi, up to date informasi, tukar pengalaman, dan mendapatkan tips tips yang berguna bila kita masuk dalam suatu komunitas, karena topik yang dibicarakan tak akan jauh dari topik yang sedang kita pelajari.

2. Beli buku panduan atau baca blog yang relevan dengan topik.
Untuk mempercepat proses pembelajaran kita secara online, kita dapat membeli buku panduan sesuai dengan topik yang sedang kita pelajari, apakah itu bahasa Inggris, komputer, photography, puisi atau apapun itu, namun bila anda adalah seorang yang sayang uang seperti saya (hahaah...) kita dapat mengesampingkan dahulu pembelian buku ini, dan kita ganti dengan membaca secara online, atau bisa juga mem-download materi yang ingin kita pelajari.

3. Berkenalan dengan para anggota dan admin.
Ini adalah cara yang paling ampuh dalam belajar online, anggaplah komunitas itu adalah sebuah kelas dan moderator adalah pengawasnya, perhatikan apa saja pertanyaan dari anggota lain dan jawaban dari anggota lainnya atau dari moderator. Biasanya moderator akan menjelaskan dan memberikan trik dan tips yang dapat kita gunakan dalam belajar on-line.

4. Bertanya
Belajar on-line itu ibarat kita belajar mandiri, kita tidak dapat menggantungkan seorang anggota komunitas, ataupun moderator untuk menyuguhkan materi seperti yang kita harapkan bila kita mengambil kursus, satu yang bisa kita lakukan adalah "BE ACTIVE", jangan malu bertanya, jangan malu dianggap bodoh oleh orang lain karena kita bertanya terus, karena curiousity atau keingintahuan adalah modal yang kuat agar kita dapat belajar secara on-line.cukup satu hari satu pertanyaan yang mudah dijawab oleh member lainnya.

5. Konsisten
Ini yang masih belum bisa dilakukan oleh sebagian dari kita dalam belajar on-line. Apapun yang tidak dilakukan secara konsisten, tidak akan memberikan hasil yang signifikan. Luangkan waktu sehari mungkin hanya sejam untuk masuk ke"kelas" kita, dan membaca komentar - komentar anggota lain, bila tidak mengerti, ya tanya lagi... hahhaa

6. Perhatikan istilah - istilah baru
Ini sangat berguna bagi anda dan saya bila ingin mempelajari topik yang sama sekali baru dan belum pernah belajar, kata atau istilah ini akan membantu kita mengerti keseluruhan konteks yang sedang kita pelajari, kalo perlu catat di buku dan cari tau apa artinya, itu yang saya lakukan bila menemukan istilah baru dari topik yang sedang saya pelajari.

Begitulah yang bisa kita jadikan patokan bila kita ingin belajar on-line seperti saya ini, karena mendapatkan ilmu itu sulit dan mahal. Intinya jangan malu dianggap bodoh oleh orang lain, karena tak ada seorangpun yang mengerti diri kita, melainkan kita sendiri, dan kita yang mengerti apa yang ingin kita pelajari dan bagaimana cara kita belajar, dan bila kita sudah mendapatkan ilmu itu, alangkah baiknya jika kita menyebarkan ilmu itu juga kepada orang lain.

Semangat Belajar ya......

Thursday, May 7, 2015

Pengertian dan Contoh Kalimat Causative.

 
Causative verb adalah kata kerja yang biasa dipakai untuk menandakan bahwa seseorang menyebabkan orang lain melakukan sesuatu untuk dirinya. Dalam kenyataan sehari hari, kita dapat meminta, menyuruh orang lain untuk melakukan pekerjaan dengan cara meminta, menyuruh, memaksa atau mungkin juga membayar. Causative verbs ini terdiri dari have, get, make. Kita akan membahasnya satu persatu.

  1. Have / get 
Clause yang mengikuti have / get dapat bermakna active maupun passive.
Pola Active :
Subject + have + object + verb 1
Subject + get + object + verb to inf
Keterangan :
Subject               : I, you, we, they, he, she, it
Causative            : Have (have, had, has)
                            Get (get, got)
Perhatikan contoh berikut ini : (Lihat kata yang diberi garis, “had” diikuti V1, sedangkan “get” diikuti “To inf”)
a.      I had my friend repair my cell phone. (my friend repaired my cell phone)
(saya meminta temanku memperbaiki hand phone ku)
b.      I got my friend to repair my cell phone. (my friend repaired my cell phone)
(saya meminta temanku memperbaiki hand phone aku.)
c.       The president had his advisors arrange a press conference.
(President meminta penasihatnya mengatur konferensi pers.)
d.      Indra has had a friend type all of his papers.
(Indra telah meminta seorang teman untuk mengetik semua tugasnya.)
e.      Edo is having his father contact an English teacher.
(Edo sedang meminta ayahnya menghubungi seorang guru bahasa Inggris)
f.        The editor had the contributor attend acomposition workshop.
(Editor meminta kontributor menghadiri workshop menulis)
g.      Joko got his son to type his poems.
(Joko meminta anak laki lakinya mengetik puisi – puisinya)

Pola Passive
Subject + have + object + Verb 3
Keterangan :
Subject               : I, you, we, they, he, she, it
Causative            : Have (have, had, has)
                            Get (get, got)
Perhatikan contoh berikut:
a.      Ali is having his car repaired this week.
(Ali sedang meminta mobilnya diperbaiki minggu ini)
b.      Siska got her paper typed by a friend.
(Siska meminta tugasnya diketik oleh seorang temannya)
c.       The president is having a press conference arranged by his advisors.
(Presideng sedamg meminta sebuah konferensi pers diatur oleh penasihatnya.)
d.      Angga was having his hair cut when Ani called.
(Angga sedang meminta rambutnya dipotong ketika Ani memanggil.)

2.     2.  Make
Kata causative “make” hanya dapat diaplikasikan pada kalimat active (active clause). Make memiliki makna yang lebih kuat daripada have atau get.
Pola kalimat active
Subject + Make + Object + V1

Contoh penerapan causative “make” dalam kalimat:
a.      The robber made the teller give hime the money.
(Perampok membuat petugas teller memberikan uangnya)
Catatan :
Kalimat tersebut sama dengan artinya “the robbers forced the teller to give him the money”
(Perampok memaksa petugas teller memberikan uangnya)
b.      The manager made the employee attend the meeting.
(Manager meminta/memaksa karyawan menghadiri pertemuan itu)
c.       The teacher always makes the children stay in their seats.
(Guru selalu memaksa/meminta anak anak tetap tinggal di tempat duduknya)
d.      Heny made her son be quiet in the meeting.
(heny membuat anak laki lakinya dia dipertemuan itu)
e.      The president is making his cabinet members sign this document.
(President sedang membuat/memaksa anggota kabinetnya menandatangani dokumen ini.)

3.    Let dan Help
Kata let dan help sebenarnnya bukan kata kerja causative, namun banyak orang memasukan kata kata tersebut kedalam kata kerja causative, mengapa kata kata ini tidak termasuk kata kerja causative? Ini karena pada kedua kata kata tersebut tidak mengimplikasikan bahwa seseorang meminta orang lain melakukan sesuatu untuknya. Namun mari kita bahasa kedua kata tersebut:

a.      Let : Kata let mempunyai arti persamaan arti dengan kata allow atau permit yang berarti mengizinkan.
Pola kalimat ini adalah:
Subject + let + Object + Verb 1

Contoh penggunaan let dalam kalimat:
1.      Mr. Bronto let his daughter swim with her friends.
2.      Mr. Bronto allowed his daughter to swim with her friends.
3.      Mr. Bronto permitted his daughter to swim with her friends.cc
NOTE : ketika kalimat diatas mengandung kata yang sama yaitu “Pak Bronto mengizinkan anak perempuannya berenang dengan teman temannya”

4.      The teacher let the children leave the class early.
(Guru mengizinkan murud murid pulang awal”
5.      Dr. Andi let the students hand in the paper on Monday.
(Dr. Andi mengizinkan murid muridnya mengumpulkan tugasnya hari Senin)
6.      Mr. Indra always lets his children watch cartoons on Saturday morning.
(Pak Indra selalu membiarkan/mengizinkan anak anaknya menonton kartun pada Sabtu pagi)

b.      Help : Bila di masukkan kedalam kata kerja causative, kata ini biasa diikuti oleh kata kerja bentuk pertama.
Pola kalimat :
Subject + help/assist + Object + verb 1
Contoh dalam kalimat
1.      John helped mary wash the dishes.
(John membantu Mary mencuci piring)
2.      The teacher helped Mary find the research materials.
(guru membantu Mary menemukan materi penelitian)

Sampai disini dulu penjelasan tentang causative verb ini, lalu apa yang bisa kita simpulkan dari pelajaran kita ini:
1.      Kata kerja Causative adalah kata kerja yang menyebabkan orang lain melakukan sesuatu
2.      Kata kerja causative ini ada 3, yaitu have (meminta), get (meminta), dan make (memaksa)
3.      Let dan help bukanlah kata kerja causative karena mempunyai arti mengizinkan dan membantu.
Sampai jumpa lagi di pelajaran yang selanjutnya….
Keep learning, and see how far English will affect your life…. See you.

Dapatkah Kita Translate Langsung Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris?


Menerjemahkan satu persatu kata bahasa Indonesia kedalam bahasa Inggris adalah satu cara yang paling sering orang gunakan dalam mempelajari bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Namun benarkah cara itu tepat digunakan?

Selayaknya bahasa didunia, baik bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, mempunyai aturan masing – masing dalam penyusunan kalimatnya, dan inilah yang seringkali tidak disadari oleh orang yang belajar bahasa asing, terutama bahasa Inggris.

Mengartikan satu persatu kata langsung kedalam bahasa Inggris adalah salah satu cara yang kurang tepat dalam pembelajaran bahasa Inggris, ini saya menulis dari pengalaman pribadi saya belajar bahasa Inggris lho….. kenapa saya katakan kurang tepat??? Karena bila kita terjemahkan satu persatu kata dalam bahasa Inggris, tentukan kita akan mengalami kesulitan merangkai kata tersebut menjadi kalimat bahasa inggris sesuai dengan aturan bahasa Inggris yaitu grammar, dan saya menyadari sekali bahwa palajaran grammar adalah pelajaran yang paling memusingkan bagi mereka yang belajar bahasa inggris.

Lalu bagaimana cara kita belajar bahasa Inggris tanpa perlu memusingkan grammar? Saya selalu mengannnjurkan kepada murid saya untuk menghapal phrase atau kalimat, bukan kata. Mengapa harus phrase atau kalimat dan bukan kata?? dengan menghapal kalimat, kita sekaligus menghapal susunan kalimat yang sesuai dengan grammar, jadi gak perlu repot lagi belajar grammar yang berat berat.

Saya punya contoh kalimat yang mau saya translate kedalam bahasa Indonesia, versi menerjemahkan satu kata persatu kata, dan juga versi menghapal phrase, atau kalimat.

Kita akan menerjemahkan kalimat yang sederhana dahulu “ rumah ini besar”. Bila kita mengartikan satu persatu kata maka terjemahan kalimat itu akan menjadi “house this big”, tidak sesuai grammar kan? Maka kita harus mengingat bahwa kalimat “rumah ini besar” yang sesuai dengan grammar adalah ”This house is big”, dengan bermodalkan kalimat “this house is big”, anda dapat mengembangkan kalimat lain atau memodifikasinya namun dengan pola yang sama, contoh:
This house is big
This room is big (kita ubah house menjadi room)
This room is clean (kita ubah big menjadi clean)

Begitulah seterusnya, kita mengubah kalimat sesuai dengan keinginan kita namun tetap berpedoman dengan pola yang telah kita hapalkan, nah…. Bagaimana kalo kita ingin membuat kalimat yang lebih panjang?, kita harus mengambil model kalimat yang ingin kita hapalkan, saya akan ambil contoh kalimat:

My boyfriend has sent me a gift (pacarku telah mengirimiku sebuah hadiah)
Kita akan memodifikasikannya, dengan kata yang lain, namun dengan pola kalimat yang sama, misalnya:
My boyfriend has sent me a dress
My mother has sent me a cell phone
My father has sent him a new car

Buat modifikasi kalimat seperti itu seterusnya, sampai kita benar benar dapat mengerti bagaimana mengaplikasiannya, ingat bahwa satu kalimat yang terstruktur lebih berarti dibanding 10 kalimat yang tak terstruktur.

Saat ini,banyak sekali tempat chat untuk belajar bahasa inggris, salah satunya “belajar bahasa Inggris online” atau lebih di kenal BBIO, perhatikan bagaimana mereka membuat kalimat, dan hapalkan artinya, satu hari satu kalimat di hapalkan, lalu di modifikasi seperti diatas, akan mempercepat proses belajar bahasa Inggris.
Lalu, apa kesimpulan kita untuk belajar bahasa inggris?

1. Jangan malu bertanya artinya dalam bahasa indonesia
2.       2. Perhatikan struktur kalimatnya, hapalkan artinya
3.       3. Rubah satu persatu katanya, namun dengan pola kalimat yang sama
4.       4. Hapalkan, dan praktekkan.

Okay…. Sampai sini dulu tulisan aku ini, semoga bermanfaat bagi yang sedang belajar bahasa Inggris.
Cherrio….