Blog Archive

Six Types Of Collocation

Hello friend, It’s my pleasure to meet you again on my article. I hope that you are not going to be bored reading my article…..:) The first time I heard about the word “collocation” is when I got test applying my first job as English tutor. I didn’t know what the meaning was at that time, how ashamed I was knowing that I didn’t know anything about collocation, but the weird is,

How to speak English fluently

Many people have different reason to learn English, we can agglomerate them as two large criteria, they are group which has purpose to speak fluently, and another group is which has purpose for academic purpose or writing purpose. By knowing our purpose learning English we can easily find out the best method we can use to reach our goal.

25 Kesalahan dalam belajar bahasa Inggris

Sebagai orang yang sedang mempelajari bahasa Inggris, membuat kesalahan kesalahan saat berlatih adalah hal yang wajar dan kesalahan – kesalahan dibawah ini kerap sekali terjadi, namun kalo tidak membuat kesalahan,maka kita tidak akan mengetahui kesalahan kita kan….

Bingung cari kursus bahasa Inggris?

Sengaja aku menulis artikel ini, bukan bermaksud promosi…. Tapi ya, kalo bos aku liat aku dan suka dengan tulisanku, ya… kali aja dapet bonus ya dikantor… hahaha (ngarep beut ya), mencari kursus bahasa asing di jakarta memang gampanng – gampang susah, terlebih semua mempunyai keunggulannya masing masing. Salah satunya adalah KUMON bahasa Inggris, franchaise.

Games for English class

As a teacher, specially an English teacher, we are demanded to be creative, more creative we are, more knowledge the students will get. And one of the ways to teach English creatively is through the game. Since a long time ago, the language experts have already proved that learning language through game is more effective.

Showing posts with label Tenses. Show all posts
Showing posts with label Tenses. Show all posts

Sunday, May 31, 2015

Past Tense Irreguler (Exercise 5)

Simple past: regular and irregular verbs.

Directions: Complete the sentences by using the simple past of the verbs below. Use each verb
only once.

a. call           b. fight           c. freeze             d. hold              e. jump
f. ride           g. sell             h. shake              i. stay               j. swim
k. teach        l. think

Answer these question:
1. Paul ................... the soft drink so hard that it sprayed all over his clothes.
2. Carol didn't want to go on vacation with us, so she .....................home alone all week.
3. Since I hurt my knee, I can't go jogging. Yesterday, I ...................... in the pool for an hour instead.
4. I was terrified just standing over the pool on the high diving board. Finally, I took a deep breath, held my nose, and ................. into the water.
5. The climber, who was fearful of falling, .................... the rope tightly in both hands.
6. Johnny pushed Alan down on the floor, and the two boys ............for a few minutes. Neither boy was hurt.
7. Before Louise started her own company, she ............................ chemistry at the university.
8. It was extremely cold last night, and the water we put out for the cat ...............................solid.
9. Before I made my decision, I ....................................about it for a long, long time.
10. Carlos ............................ your house three times to ask you to go to the movie with us, but there was no answer, so we went without you.
11. My car wouldn't start this morning, so I .............................. my bicycle to work.
12. I needed money to pay my tuition at the university, so I ......................my motorcycle to my cousin.

Previous Lesson

Next Lesson

Thursday, May 28, 2015

Cara Membuat Kalimat Pengandaian

Conditional sentence, dikenal pula dengan nama conditional clause, adalah suatu type subordinate clause yang menggunakan conjunction if atau unless dalam kalimatnya.
Dalam buku grammar, dijelaskan bahwa conditonal sentence ini ada 4 macam, yang ke semuanya mempunyai arti yang berbeda - beda. untuk diperhatikan bahwa kata "unless" adalah bentuk lain dari "if...not". kita akan membahas satu persatu dengan bahasa yang paling mudah dipahami.

Conditional sentence type 0

kalimat ini, membicarakan tentang  kondisi yang merupakan fakta, atau kejadian yang pasti akan terjadi. sedangkan pola kalimat yang digunakan adalah present, present.
kita akan membuat contoh dengan 3 kata yang berbeda yaitu (if dan when), perhatikan :
  1. if you heat the water 100 degrees, it always  boils. ( jika memanaskan air 100 derajat, maka mendidih)
  2. When the morning comes, the sun rises ( jika datang pagi hari, matahari terbit)
Pada kedua contoh diatas, aku memakai conjunction if dan when dalam pembentukan klausanya, hal ini tidak mempengaruhi maknanya, jadi kita dapat menggunakan if dan when dalam membentuk klausa tersebut.

Conditional type 1

Type kalimat ini mempunyai arti, jika suatu kondisi terpenuhi maka kondisi yang lainnya akan terjadi dimasa depan. kita dapat membuat kalusa dengan 'if' dan 'unless', sedangkan hasilnya dapat memakai kata 'will'
contoh dalam kalimat, perhatikan :
  1. If you study hard, you will pass the exam. ( jika kamu belajar giat, kamu akan lulus test)
  2. unless everybody works fast, we won't finish in time. ( jika semua orang tidak bekerja dengan cepat, kita tidak akan selesai sebelum waktunya)
Ingat : Unless everybody works fast = if everybody doesn't work fast.

Conditional type 2

Type kalimat ini mempunyai arti, jika suatu kondisi terpenuhi maka kondisi yang lainnya akan terjadi dimasa lalu, atau juga dapat diartikan kejadiannya yang sangat kecil untuk menjadi kenyataan. kita dapat membuat kalusa dengan 'if' dan 'unless', sedangkan hasilnya dapat memakai kata 'would'
contoh dalam kalimat, perhatikan :
1. If I won a big prize, I would buy a new fancy car.
    ( seandainya aku menang hadiah utama, aku akan membeli mobil baru yang bagus.
2. If I were a president, I would give my people a job.
   ( seandainya aku president, aku akan memberikan rakyatku sebuah pekerjaan )
3. If you were her, what would you do??
   (Seandainya kamu adalah dia, apa yang akan kamu lakukan?)

Ingat : untuk If clause type 2, tobe untuk I adalah "were"

Conditional type 3

Type ini digunakan bila keadaan yang disesali, atau tidak akan terjadi karena sudah terlambat.
Contoh :
1. If I have studied harder, I would have been a doctor by now.
   ( seandainya saja dulu aku belajar lebih keras, aku akan telah menjadi dokter sekarang)
2. She would has graduated, if only she hasn't taken a break.
    ( dia pasti sudah lulus, seandainya dia tidak mengambil cuti )

Okay ya... sampai sini dulu aku nulis tentang conditional clause ini. Semoga bermanfaat....
Sampai jumpa lagi....


Saturday, May 23, 2015

Each Other and One Another

 
Hai teman teman.....
Bagaimana hasil belajar kalian melalui blog ini??? semoga dapat dimengerti ya, materi di blog ini...aku menyampaikan materi di setiap artikel dengan bahasa yang paling sederhana, supaya dapat dimengerti oleh kita semua, terutama oleh mereka yang masih awam dengan bahasa inggris. kali ini aku akan membahas materi yang memang penting dalam pelajaran bahasa inggris, yaitu each other dan one another.
sebenarnya penggunaan kedua kata ini dapat saling menggantikan, namun ada poin poin yang harus diingat untuk kedua kata ini. kedua kata ini, each other dan one another dapat ditranslate kedalam bahasa Indonesia dengan kata "saling", dalam posisinya di English Part of  Speech, kedua kata ini termasuk kategori  reciprocal pronoun artinya kedua kata ini menerangkan bahawa 2 orang atau lebih yang melakukan aktifitas bersama dalam suatu kalimat..
Lalu apa perbedaan penggunaan antara each other dan one another???
kita akan ambil contoh dalam suatu kalimat agar mudah dipahami.
Contoh kalimat:
Mary and Danny love each other  =  Mary and Danny love one another.
Pada kalimat diatas, terdapat hanya 2 subjek yaitu Mary dan Danny, dan each other dapat digantikan oleh one another. lalu kita ambil contoh suatu kalimat lagi :
My classmates help one another
Pada kalimat diatas, terdapat lebih dari 2 subjek yang melakukan kegiatan yang sama, maka kita menggunakan one another.

Sebenarnya pada awalnya kedua phrase ini dapat saling menggantikan apapun kondisi kalimatnya, namun saat ini menurut modern grammarist, kedua phrase ini dibedakan penggunaannya, yaitu :
  1. Each other hanya digunakan bila subjeknya 2 orang
  2. One another dapat digunakan dengan 2 subjek atau lebih.
Contoh dalam kalimat :
  1. Peter and Mary helped each other ( Peter dan Mary saling membantu )
  2. we sent Lebaran's card one another. ( Kami saling mengirim kartu lebaran )
  3. They didn't look at one another. ( mereka tidak saling memangdang )
Lalu bisakah each other dan one another ini disandingkan dengan possesive form??? IYA.... BISA.
Contoh kalimat :
  1. They helped to look after each other's children ( mereka saling membantu untuk menjaga anak anak mereka )
  2. we often stay in one another's house ( kami sering saling menginap di rumah )
Jadi apa kesimpulan kitadalam pelajaran kali ini??
  1. Each other hanya digunakan bila subjeknya 2 orang
  2. One another dapat digunakan dengan 2 subjek atau lebih.
  3. Each other dan one another dapat digunakan dalam possesive form
Dibagian atas artikel ini juga telah aku sediakan video yang berkaitan dengan materi yang sedang kita bahas, semoga dapat dipahami dengan baik.
see you again....




Friday, May 1, 2015

Cara membuat cerita dengan Present Tense (Lesson 1)

Kenapa sih kita harus mempelajari tenses???? Tenses ini sangat berguna bila kita melakukan komunikasi baik secara lisan maupun non-lisan. Dan salah satu tenses penting adalah “Present tense” karena ini adalah tenses yang paling sering digunakan sehari hari.

Apa sih “Present Tense”???
Present tense adalah tenses yang menerangkan suatu aksi yang berulang-ulang dalam suatu waktu. Ada beberapa kata adverb of frequency yang menjadi ciri present tense, yaitu:
1.       Always : selalu
2.       Normally : biasanya
3.       Often : sering
4.       Sometimes : kadang - kadang
5.       Occasionally : sekali - sekali
6.       Seldom : jarang
7.       Hardly ever / rarely : jarang sekali
8.       Never : tidak pernah
9.       Everyday : setiap hari

Bagaimana cara kita membuat kalimat present tense??
Nah, sebelum membuat kalimat, saya selalu membagi subjek menjadi 2 kelompok, yaitu:
Subject
Negative
Verb 1

Adverb
I
Don’t
Go

To the library
You
Eat
Fried rice
We
Study
English
They
watch

Movies
He
Doesn’t
Make

Bread
She
Buy
A present
It
Wash
New car

Dengan bagan diatas, coba kita akan membuat kalimat dengan memilih satu persatu katanya, kita bisa membuat kalimat dengan aturan diatas:
Contoh :
1.       You watch movies
2.       We go to the library
3.       She buys a present

Bagaimana dengan kalimat negative nya???
1.       They don’t study English
2.       I don’t eat fried rice
3.       She doesn’t go to the library

Sampai sini, masih mengerti ya??? Okay… kita lanjutkan dengan membuat pertanyaan, carannya tinggal dibalik aja tuh kolom pertama dengan kolom kedua, bingung??? Nih contohnya:
1.       Do you eat fried rice?
2.       Does he buy a present?
3.       Do they make bread?

Nah bagaimana kalo kita mau menggunakan adverb of frequency yang disinggung diatas (always, never, rarely, never, often)? Kata kata tersebut HARUS diletakkan setelah SUBJECT, contohnya:
1.       We always cook fried rice.
2.       They never eat bread.
3.       She often watches movies.

Lalu bagaimana penerapan present tense ini dalam kehidupan kita sehari hari?? Pernah kan kita pengen menceritakan tentang kegiatan kita, ataupun menggambarkan sesuatu yang sifatnya umum, ataupun mendeskripsikan sebuah benda.

Contoh sederhananya seperti ini:
“Everyday, I wake up at 5 o’clock in the morning, and then I take a bath, and make up my bed, at 7 o’clock I have breakfast with my family, 2 hours later I go to my office and arrive at  9.30. I work 8 hours a day, and have 1 hour break. My job starts at 10.00 to 18.00, and I usually arrive at home at 18.30.”

Seperti itu, setelah bisa dengan subjek “I”. maka karangan itu dapat diganti dengan subjek “she” atau “he”, untuk berlatih, ulangi kegiatan ini selama seminggu,sampai tidak ada kesalahan antara do dengan does, dan juga penggunaan s/es-nya. 

Okay… sampai sini dulu penjelasannya, semoga bermanfaat.